Langsung ke konten utama

Koper Cintaku - Part 2

Tuan...
Ketika kita saling sapa, kemudian menjadi cinta tanpa luka.
Banyak harap dan do'a yang kita lantunkan kepada Sang Pencipta.
Tawa, canda, tangis, serta amarah memenuhi hari yang pernah kita lalui.
Begitu sempurna sampai kita lalai bahwa ada jurang yang terbuka.
Antara kita tak pernah bisa menyatu, hanya bertemu.
Pertemuan yang mengajarkan kita, bahwa aku memiliki hatimu, namun bukan ragamu.

Tuan...
Do'aku tak pernah salah, akan selalu kubacakan disetiap sujudku, untukmu, atas izin Tuhan.
Dan terima kasih atas semua ketulusan, kesabaran, serta keikhlasanmu.
Bahwa mencintaimu memang bukan untuk memiliki.
Aku mencintaimu... sungguh... tanpa kepalsuan serta kepura-puraan.
Namun Tuhan lebih menyayangimu dibandingkan denganku.

Tuan... ini bukan perpisahan....
Ku ucap syukur atas pertemuan, sayang, serta cinta yang kita tanamkan jauh di dalam hati terdalam.
Hati ini terasa lemah, sunyi, dan sepi.
Pelukanmu tak pernah terhapuskan.
Dan cintamu, Tuan... akan selalu kusimpan rapat.
Dan hanya seseorang yang mampu membukanya.
Kamu....



#jfrs


______________________________________________________

Mencintaimu setiap harinya selalu berbeda. Percik bahagia yang kau goreskan melalui bulir mimpi semalam, menyisakan senyum dan tawa berkepanjangan. Sesederhana itu, namun sungguh... aku menginginkanmu.... Menunggu setiap saat dimana semesta merestui setiap nafas cinta yang kita hembuskan. Tanpa ragu, tanpa jeda. Hanya bersamamu.... 
 - abelqiz 070918

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempadan Duka

Bertahan sekaligus berjuang tidaklah mudah. Mencoba berdiri tegak di tengah gemuruh ombak. Bertahan pada kapal yang sama, namun ternyata tak berdaya. Tak apa jika lelah, bukan untuk pindah arah, hanya agar sanggup melangkah. Terlalu berat memang jika sendiri, Carilah yang membersamai. Tanpa harus memaksa, karena semua bergerak mengikuti hati. Entah nantinya akan beriringan atau hanya akan mencari tujuan yang sama. Semua menjadi percuma jika tidak seirama. Bersimpuh dan berdoa, tetaplah yang utama. Karena kita, hanya hamba-Nya yang mencoba bertahan di dunia fana. ------ Tuan... Tak inginkah kau merengkuhku di sepanjang perjalanan hidupmu? Tak inginkah engkau meraihku untuk berada di relung hatimu? Kau biarkan aku tertusuk ribuan duri yang terbentang. Jika aku menjadi abu, itu bukan untuk kebahagiaanmu, agar duka mengikutimu tanpa jeda.  - Abelqiz, 150825    

Tafsir Hidup

Yang dianggap baik sudah menjadi abu. Terabaikan, kemudian menjadi pilu. Sekejap, takdir berkata "tidak". Anggaplah pelajaran yang tak berujung. Tenang saja... Ini bukan prolog atau epilog hidup. Hanya sebuah petualangan, yang harus terus ditafsirkan. Terimakasih diri, tetap tangguh terus bertahan. _________________________________________________________________________ Kepada kamu yang sedang memperbaiki diri, tak ada yang lebih baik selain memahami bahwa : Cukup bersyukur kepada siapa yang membuat tersenyum. Karena kejujuran tak terletak pada kebaikan, namun keberanian untuk mengungkapkan.                                                                                                         abelqiz - 250120  

Lelah

Entah sanggup bertahan dengan cara apa, atau sampai kapan. Semakin hari yang di rasa hanya kekosongan diri, dan perihnya hati. Hampa... Ternyata ratusan cinta tak sanggup menghapus sakit. Hanya ingin istirahat sejenak, namun dunia tak memberi satu helaan nafas pun untuk bahagia. Kenapa? Banyak tanya tak ada jawab. Banyak pengorbanan tak ada hasil. Banyak penantian tak ada kepastian. Mungkin suatu saat, jiwa ini akan pergi dengan sendirinya, diiringi belas kasih yang terurai dalam air mata.  _________________________________________________________________________________ Teruntuk jiwa... Jikalau lelah, beristirahatlah. Ikhlaskan yang dipinta, karena raga sudah tak mampu bertahan. Sejauh apa hidup kau inginkan? Jika tangis tak pernah usai, sakit tak pernah hilang. Karena, semua perhatian, terlalu palsu untuk dijadikan nyata.  - Abelqiz, 150920