Tuan...
Ketika kita saling sapa, kemudian menjadi cinta tanpa luka.
Banyak harap dan do'a yang kita lantunkan kepada Sang Pencipta.
Tawa, canda, tangis, serta amarah memenuhi hari yang pernah kita lalui.
Begitu sempurna sampai kita lalai bahwa ada jurang yang terbuka.
Antara kita tak pernah bisa menyatu, hanya bertemu.
Pertemuan yang mengajarkan kita, bahwa aku memiliki hatimu, namun bukan ragamu.
Tuan...
Do'aku tak pernah salah, akan selalu kubacakan disetiap sujudku, untukmu, atas izin Tuhan.
Dan terima kasih atas semua ketulusan, kesabaran, serta keikhlasanmu.
Bahwa mencintaimu memang bukan untuk memiliki.
Aku mencintaimu... sungguh... tanpa kepalsuan serta kepura-puraan.
Namun Tuhan lebih menyayangimu dibandingkan denganku.
Tuan... ini bukan perpisahan....
Ku ucap syukur atas pertemuan, sayang, serta cinta yang kita tanamkan jauh di dalam hati terdalam.
Hati ini terasa lemah, sunyi, dan sepi.
Pelukanmu tak pernah terhapuskan.
Dan cintamu, Tuan... akan selalu kusimpan rapat.
Dan hanya seseorang yang mampu membukanya.
Kamu....
#jfrs
______________________________________________________
Mencintaimu setiap harinya selalu berbeda. Percik bahagia yang kau goreskan melalui bulir mimpi semalam, menyisakan senyum dan tawa berkepanjangan. Sesederhana itu, namun sungguh... aku menginginkanmu.... Menunggu setiap saat dimana semesta merestui setiap nafas cinta yang kita hembuskan. Tanpa ragu, tanpa jeda. Hanya bersamamu....
- abelqiz 070918
Komentar
Posting Komentar