Menatap cermin yang tertawa melihat pedih yang tersirat.
Menggapai hati yang tertutup dan kemudian terbuka.
Membaur bersama peluh diri yang menyayat.
Membuka luka pedih yang tersapu oleh emosi.
Menutup kembali jiwa yang sepi.
Menyambut angin tanpa helai benang menutup raga.
Mengakhiri senyum dengan pukulan telak di dada.
-A-240614
Menggapai hati yang tertutup dan kemudian terbuka.
Membaur bersama peluh diri yang menyayat.
Membuka luka pedih yang tersapu oleh emosi.
Menutup kembali jiwa yang sepi.
Menyambut angin tanpa helai benang menutup raga.
Mengakhiri senyum dengan pukulan telak di dada.
-A-240614
Komentar
Posting Komentar