entah mengapa.. aku sangat terobsesi dengan 'Little Angel'.. dua kata simple yang ternyata sanggup menjadi inspirasi dalam hidup ku.
ya... inspirasi..
dua buah kata itu secara nggak langsung telah hidup di dalam otakku dan menciptakan ruang tersendiri dalam pengeksploran pikiranku. terkadang disaat alam bawah sadar ku sudah terkontaminasi oleh dua kata mujarab di atas, aku bisa menuliskan sebuah kata-kata yang terkadang aku sendiri pun bingung bagaimana bisa kata-kata itu bisa tercipta.
mungkin salah satu terciptanya hal tersebut di karenakan kehidupan pribadiku yang cenderung introvert.
aku seorang perempuan yang lebih senang berada di kamar ku sendiri dengan setumpuk boneka-boneka yang selalu ku anggap bisa mendengarkan setiap keluh kesah yang ku rasakan.
aku lebih percaya dengan benda mati ketimbang benda hidup.
aku lebih suka dengan 'dunia' ku sendiri.
yang terkadang membuatku jadi jauh dari teman-teman sekitar.
saat ini aku tergabung dalam group penulis CENDOL (CErita meNulis Diskusi OnLine)..
dan ternyata.. disanalah aku merasa memiliki kehidupan.
dengan orang-orang yang, jujur saja, selama ini hanya dapat kulihat namanya dalam buku-buku yang tertata rapih di semua toko buku. tapi ternyata kini mereka ada di dekatku untuk membantuku dalam segala hal.
mengajarkanku menulis, berdiskusi tanpa perlu takut untuk dikatakan 'bodoh'.
kekeluargaan itu sangat-sangat membantuku.
semua masalah yang selama ini menggantung tak pasti di otakku, bisa hilang dalam sekejap saat ku bersama mereka.
tapi justru disitulah aku merasa kehilangan.
'peri kecil' ku sepertinya marah jika aku mempunyai teman yang benar-benar mampu menghilangkan rasa depresi bahkan setres dalam diriku, di dunia nyata, selama ini.
perlahan tapi pasti, dia menahan pikiran ku agar aku tak dapat berfikir dan menulis dengan lancar seperti biasa.
disaat aku sedang asik mengetikan tulisanku ke dalam 'cero' (nama notebook ku), aku bisa tiba-tiba kehilangan inspirasi yang tadinya menumpuk di kepalaku.
jika itu terjadi, aku hanya bisa pasrah.
sekalipun di paksakan, tetap aku tak bisa mengoptimalkan pikiran ku seperti sebelumnya.
hmmff... apa yang harus ku lakukan agar 'peri kecil' ku itu tidak marah saat aku bersama dengan teman-teman nyataku?
seperti saat ini, 'peri kecil' ku itu sedang bersamaku.
aku merasakannya.
karena dia membiarkan ku dengan lancar menjelaskan tentang dia disini.
_qhi_
Komentar
Posting Komentar