Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Takdir

Aku bersujud di antara doa dan harapan. Hingga gigil malam mengacau fikiran. Resah berkecamuk dalam dada. Sesaat jantung berdegup lebih kencang dari sebelumnya. Mencoba berdiri dan melangkah, namun tertahan oleh rindu. Ya... Kita dua beda yang menyatu. Meyakinkan jarak dengan hati. Memberanikan batin dalam diri. Percaya garisan takdir tidaklah semu. Hanya sebatas permainan waktu. Abelqiz, 160518