Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Satu air mataku, berjuta tawamu

Ikhlaslah jika itu keputusanmu. Ikhlaslah jka itu keinginanmu. Tertawalah dalam tangisku. Tersenyumlah dalam laraku. Dalam tetes embun ku-usap asa dalam rintihan perih. bersikukuh dalam gelapnya hati, agar pikiran tetap kosong. Diam! Enyah! Dan pergilah! Apa yang harus kubagi jika bahagia tetap menjauh? Tak ada yang dapat kuperbuat jika kelam tetap menyelimuti hari. DIA paham apa yang berkecamuk dalam fikiran, hati, dan hidupku. Bersimpuhku dalam khidmat do'a. Tertawaku dalam lamunan. Menangisku dalam perih. Aku hanya debu, yang terhempas bersama kotoran. Tak bernilai dan tak berharga. Aku milik-NYA, yang dapat menarikku kedalam pelukan-NYA. Aku bermain dengan topeng kehidupan yang memutar balikkan fakta. Berteman dengan mimpi yang menjatuhkan. Bersahabat dengan kelu yang mencemooh. Itulah aku, Satu air mataku, berjuta tawamu. Tersenyumlah.

Antara Sayang, Cinta, dan Benci

Adakah yang tau arti mendalam dari ketiga kata di atas? Saya rasa tidak. Terlalu luas untuk mengungkapkan bagaimana, seperti apa, dan apa dari tiga kata tersebut. Setiap orang punya filosofi masing-masing untuk menjabarkan kata SAYANG, CINTA dan BENCI. Kata-kata hebat yang dapat memonopoli otak dan jiwa kita jika tidak didasari dengan IMAN. Kadang aku berfikir, mengapa kita dapat mengucapkan kata sayang dan cinta itu hanya disaat kita sedang bahagia? Mengapa disaat kita kecewa, sedih, patah hati ataupun benci seolah-olah dua kata itu tidak pernah terucap dari bibir kita? Mengapa orang yang kita sayang bisa berubah menjadi orang yang kita benci? lalu buat apa ada kata CINTA dan SAYANG bila hanya dengan satu kata BENCI bisa membunuh kedua kata itu? Ironiskah? Tragis? Atau apa? Tidak ada yang bisa menjelaskan dengan pasti tentang semua itu. "Aku mencintaimu... aku menginginkanmu... aku ingin bersamamu seumur hidupku," kata-kata yang selalu terucap disaat kita sedang dima...

In the quietness of the night

Hai kupu-kupu indah yang senantiasa terbang dan hinggap menghiasi tubuhku, tersenyumlah.... karena mulai saat ini aku menyadari akan diriku. Diriku yang hanyalah sebuah duri. Diriku yang hanya dapat melukai. Aku menyadari itu, dan tak akan ku biarkan kau terluka karena duriku lagi. Aku tau, kau makhluk sempurna yang diciptakan Allah dari seekor ulat yang menjijikan namun bermetamorfosa menjadi seekor kupu-kupu indah nan sempurna. Lihatlah aku, kupastikan takkan ada lagi yang dapat menyentuhku. Karena duriku sudah lebih tajam dari sebelumnya. Tak perlu lagi kau hinggapi aku, namun berkunjunglah walau hanya sekedar melihat. Tetaplah hinggap di mawarmu yang indah dan suci bak bidadari kahyangan. Bukan denganku yang bagaikan racun tak kasat mata. halus, namun menyakitkan. Taukah kamu, bukan hanya saat ini saja aku menyadari bahwa akulah duri yang tak selayaknya menginginkanmu untuk hinggap ditangkaiku. Walaupun aku tau, tanpa tubuhku, takkan ada mawar yang dapat bertahan hidup. ...

Saat Ku Rapuh

Tuhan.. Apa yang dapat ku lakukan untuk mengungkapkan rasa yang ada dalam hati ku? Adakah sedikit ruang untukku mengadu? Hilangkanlah rasa resah di hati ku agar ku tetap kuat menopang sisa hidup ku.. Tuhan.. Hanya Engkau yang tahu apa yang terjadi dalam hidup ku. Kehancuran.. Pengkhianatan.. Kesakitan.. Kekecewaan.. Pengorbanan.. Semua telah kau saksikan dengan jelas.. Bahkan kau pun telah memberikan jalan Mu saat ku mencapai kebuntuan hidup. Aku mencoba tuk berdiri tegak, tapi ternyata hembusan angin sanggup menggoyahkan tubuhku. Terlalu rapuhkah aku Tuhan? Jikalau takdir memberikanku celah, walau hanya setipis kertas. Kan ku manfaatkan celah itu untuk ku mendapatkan jalan-Mu. Temani aku selalu Tuhan. Karena kupercaya, hanya engkau yang sanggup memapahku disetiap lelahku. Saat ini, kubersujud di bawah kaki-kaki surga mu. Tepuklah aku saat aku merasa jatuh. Bangunkan aku saat aku mulai tertidur. Agar aku tetap dapat tersenyum, walau lelah me...

Sekilas Angel

entah mengapa.. aku sangat terobsesi dengan 'Little Angel'.. dua kata simple yang ternyata sanggup menjadi inspirasi dalam hidup ku. ya... inspirasi.. dua buah kata itu secara nggak langsung telah hidup di dalam otakku dan menciptakan ruang tersendiri dalam pengeksploran pikiranku. terkadang disaat alam bawah sadar ku sudah terkontaminasi oleh dua kata mujarab di atas, aku bisa menuliskan sebuah kata-kata yang terkadang aku sendiri pun bingung bagaimana bisa kata-kata itu bisa tercipta. mungkin salah satu terciptanya hal tersebut di karenakan kehidupan pribadiku yang cenderung introvert. aku seorang perempuan yang lebih senang berada di kamar ku sendiri dengan setumpuk boneka-boneka yang selalu ku anggap bisa mendengarkan setiap keluh kesah yang ku rasakan. aku lebih percaya dengan benda mati ketimbang benda hidup. aku lebih suka dengan 'dunia' ku sendiri. yang terkadang membuatku jadi jauh dari teman-teman sekitar. saat ini aku tergabung dalam group penulis CENDOL (CE...